Parenting

Memahami Tekstur Makanan Bayi 6 Bulan hingga 12 Bulan

Memahami Tekstur Makanan Bayi 6 Bulan hingga 12 Bulan

Tekstur makanan bayi 6 bulan hingga 12 bulan tentu saja berbeda-beda, gerakan anak yang semakin aktif seiring bertambah usianya menjadi alasan untuk Anda segera memberikan MPASI atau makanan pendamping asi untuk anak Anda. Pemberian dari MPASI ini juga tidak bisa sembarangan, Anda perlu memperkenalkan tekstur agar si kecil mudah beradaptasi, berikut tahapan tekstur makanan yang perlu Anda ketahui.

1. Bayi Usia 6 Bulan

Pada awal pemberian makanan, tentu saja anak Anda akan merasakan untuk harus beradaptasi, karena untuk pertama kalinya anak dikenalkan pada makanan, tekstur makanan bayi 6 bulan harus dibuat likuid agar bayi tidak tersedak karena akan berbahaya bagi si kecil karena belum memiliki kemampuan mengeluarkan makanan yang tersumbat.

Tekstur yang dibuat harus semi cair sehingga Anda perlu menghaluskan makanan hingga menjadi bubur. Tidak perlu terlalu kental namun tidak boleh cair hingga seperti air. Tekstur seperti yang telah disebutkan dapat membuat bayi terbiasa dengan makanan yang padat. Anda bisa memberikan MPASI dengan di-blender terlebih dahulu lalu disaring agar teksturnya halus.

2. Bayi Usia 7-8 Bulan

Selanjutnya, memasuki usia 7 bulan. Tekstur makanan pada bayi sudah bisa dinaikkan. Sebelumnya tekstur makanan halus, kini sudah bisa mencoba memberikan menu MPASI dengan tekstur yang agak kasar. Anda dapat mem-blender makanan yang akan diberikan pada bayi tanpa harus menyaringnya.

Di usia 7 bulan, bayi sudah mulai terbiasa dengan makanan yang padat, jika terus diberikan makanan yang harus, ia akan mengalami kesulitan untuk naik tekstur nantinya. Jika Anda hanya menyaring makanan tanpa memblendernya, Anda dapat memberikan ASI atau susu formula untuk membuat tekstur yang dihasilkan menjadi lebih pas.

3. Bayi Usia 11 bulan

Memasuki usia yang 11 bulan, bayi sudah bisa naik tekstur lagi, bayi sudah dibolehkan untuk mengonsumsi nasi tim tanpa di-blender atau disaring seperti sebelumnya. Nasi tim memiliki tekstur yang lembek tapi masih bisa dijadikan untuk sarana latihan bayi untuk masuk ke tahap selanjutnya.  Nantinya bayi akan bisa mengenali nasi sebagai makanan utamanya.

4. Bayi Usia 12 Bulan

Ketika si kecil sudah berusia 12 bulan, ia sudah boleh mengonsumsi makanan seperti keluarga yang lain. Bayi sudah boleh mengonsumsi nasi dengan lauk seperti ayam goreng atau bahkan ikan seperti yang orang tuanya konsumsi.

Agar bayi dapat menikmati makanan keluarga di usianya yang sudah 1 tahun, Anda perlu dengan cermat memperkenalkan tekstur makanan yang tepat di usia sebelumnya. Jika sebelumnya hanya dikenalkan dengan makanan yang halus, akan sulit untuk bayi memakan makanan yang sama dengan keluarga.

Demikianlah tekstur makanan bayi 6 bulan hingga 12 bulan yang perlu Anda ketahui, dengan mempraktikkannya, pemberian makan pada bayi akan menjadi lebih mudah dan akan berdampak pada terpenuhinya gizi bayi.

Comment here