Parenting

5 Jenis Susu Formula yang Pas untuk Balita

5 Jenis Susu Formula yang Pas untuk Balita

Ketika anak sudah tidak lagi meminum ASI, bukan berarti orang tua tidak lagi memberikan asupan nutrisi lengkap. Salah satunya susu formula, menjadi nutrisi yang berguna untuk mencukupi kebutuhan balita. Selain mencermati kondisi balita sebelum membeli susu, ada baiknya memahami jenis-jenis susu formula yang pas untuk balita.

1. Susu Sapi

Susu formula untuk balita sebagian besar terbuat dari susu sapi. Telah diformulasikan khusus menyerupai ASI atau lebih menyesuaikan dengan usia dan kondisi balita.  Sehingga susu sapi menjadi asupan nutrisi yang mudah diurai pencernaan si kecil. Bahkan para ahli lebih merekomendasikan susu formula dari susu sapi sebagai permulaan setelah lama meminum ASI.

2. Soya

Susu dengan bahan dasar kedelai ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan susu pada bayi yang alergi terhadap laktosa. Laktosa terdapat pada susu hewani yaitu susu sapi. Susu kedelai juga dijadikan pilihan karena anak berasal dari keluarga vegetarian dan menghindari menu hewani. Ada batas minimal konsumsi susu kedelai terhadap balita yang mempunyai penyakit langka berupa galactosemia atau kekurangan laktosa dalam tubuh.

3. Hydroliyzed

Hydrolized sering juga dikenal hypoallergenic atau berbahan dasar rendah alergi. Meskipun terbuat dari susu sapi, namun jenis ini telah melewati modifikasi. Sehingga formula dalam susu terbuat dari partikel protein terkecil untuk meminimalisir pemicu alergi. Sufor jenis ini hanya boleh dikonsumsi untuk balita yang sudah didiagnosa mempunyai alergi susu. Bisa juga dikonsumsi oleh balita dengan masalah pencernaan khusus dan telah diawasi oleh dokter

4. Bebas Laktosa

Laktosa merupakan salah satu jenis karbohidrat yang ada pada susu formula, khususnya susu sapi formula. Kandungan laktosa akan diganti dengan jenis karbohidrat dari bahan lain. Meskipun bebas laktosa, namun susu ini juga mengandung protein susu sapi lainnya. Sehingga kinerja susu bebas laktosa tidak benar-benar bisa digunakan untuk balita yang alergi pada susu sapi. Hanya bisa diberikan pada balita yang alergi terhadap salah satu kandungan pada susu sapi.

5. Ultra-High Temperature

Susu dengan proses pemanasan suhu tinggi sebaiknya jangan dikonsumsi untuk anak yang masih menerima ASI eksklusif. Pemanasan suhu sekitar 140-150 ⁰C dalam waktu dua detik kemudian akan dikemas. Pemanasan berfungsi untuk membunuh kuman serta mengawetkan tanpa bahan pengawet. Susu jenis ini diklaim mengurangi gizi asli dalam susu namun tetap baik dan aman dikonsumsi balita berumur 4 tahun ke atas.

Cara memilih susu formula untuk bayi dengan melihat kandungan pada kemasan susu. Susu Lactogrow 4 vanila mempunyai kandungan bakteri baik serta kaya akan serat pangan yang baik untuk sistem pencernaan si kecil. Terbuat dari bahan susu sapi dengan campuran minyak nabati dengan kandungan antioksidan serta minyak ikan untuk mendukung kecerdasan anak. Rasa vanilla lebih manis dan lebih disukai anak-anak.

Comment here